Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘dasar-dasar farmakologi molekular’

Siipp, setelah sekian lama tidak menuliskan rangkuman di blog ini, akhirnya malam ini kembali mengudara. Hemmm..belajar Farmakologi Molekuler sih agak rumit yah. Tapiii, sangat membantu kitaaa (terutama yg  farmasi klinik) dalam memahami mekanisme obat. Apalagi obat-obatan jaman skarang yang lebih banyak “targeted theraphy” sehingga penting sekali mengetahui dasarnya yaitu Farmakologi Molekular. Jadiii, kesimpulannya, wlupun agak rumit, belajar farmakologi molekular itu sungguh mengasyikkan!!

Okeh, kita mulai dari pendahuluan duluuuu (ya iayalah, masak langsung penutup! hihi… :P)

 

Naah, dalam hal pendekatan proses obat (atau senyawa lainnya) itu bekerja pada sel, ada dua pendekatan : 1. Obat diketahui sebagai struktur senyawa kimia yang diketahui (intinya kita tahu strukur kimia nya gimana) dan yang ke 2. Jaringan atau cairan tempat kerja obat itu sendiri sudah dikarakterisasi secara kimiawi. Sehingga kan udah diketahui tuhh gimana bentuk ikatan merekaa, dan hal ini tentu dipercepat dengan berkembangnya ilmu-ilmu molekular. Sehingga aplikasi terapi gen itu dapat diterapkan. Gituuhh deehh… Karena kebanyakan target obat itu adalah protein, maka diharapkan memiliki 2 sifat yaitu : responsif terhadap senyawa yang molekulnya kecil, dan berasosiasi dengan suatu kondisi medis.

 

Prinsip-Prinsip Farmakologi Molekuler

1. Merupakan bbagian dari farmakologi yang memplejari molekul sebagai unit-unit yang fungsional dan fundamental

2. Dapat menjawab efek-efek farmakologi obat pada taraf molekular dari senyawa yang aktif secara bilogis, artinya efek tersebut terkait dengan interaksi secara molekular, dengan senyawa-senyawa yang aktif secara biologis (baik itu struktur molekularnya maupun sifat fisikokimianya)

3. Sebagai dasar untuk mempelajari, menentukan dan menginterpretasikan hubungan antara struktur kimia dengan aktivitas biologis.

 

Farmakologi molekular, menjadi dasaar untuk terapi obat yang rasional dan menjadi fondasi untuk pengembangan obat yang efek sampingnya minimal dan toksisitasnya juga minimal.

 

Farmakologi Molekular Melibatkan ilmu-ilmu dasar yang memplajari :

Arsitektur sel dan transpor membran : berperan dalam homoestasis, dimana protein terikat membran iniberfungsi untuk a. mepertahankan asitektur sel/penyangga struktur sel, b. adhesi sel-sel, c. transpor ion-ion dan metabolit, dan d. sebagai reseptor. Modifikasi dari protein tersebut (seperti glikosilasi, fosforilasi, dan oksidasi) berperan sebagai regulasi tambahan. Kebanyakan  produk gen tersebut bermanfaat untuk target-target terapetik sebagai berikut : 1. Menghadang MDR. 2. Sebagai targeted terapi yang baru/mrkanisme baru penghantaran obat 3. Mempelajari/ mengidentifikasi adanya penyakit genetik/ mutasi genetik dan penandaan penyakit.

rancangan obat dan kerja enzim : Drug design and Enzyme mecanism

–>hampir semua agen farmakologi itu merupakan interaksi antara milekul ligand yang kecil dengan taget selular yang besar. Seperti inhibitor enzim, reseptor agonis dan antagonis, ligan –> berkerja mempengaruhi makromolekul assembly dan interaksi antara ligan dan molekul transpor. Letak perancangannya itu adalah sinstesis dan evaluasi molekul-molekul kecil itu dan interaksi dengan targetnya.

biogenesis hormon dan transduksi sinyal : meliputi 1.  signaling cascade memiliki peranan yang sangat penting dalam memediasi berbagai ragam aksi hormo. 2.  sistem interaksi intraselular yang kompleks itu mengendalikan banyak aspek dari metabolisme sel dan fungsi serta ekpresi gen. 3. pengetahun mengenai biokimia sel penting untuk mengembangkan perangkat farmakologis, untuk memahami lintasan regulasi dalam keadaan normal maupun sakit.

regulasi transkripsi dan fungsi gen : perangkat transkripsi gen, penting untuk dipelajari pada ekspresi gen eukariotik. Multiple transcription factors –> cis-acting DNA–> mengontrol, spasial, temporal dan magnitute dari ekspressi gen.  Dielisitasi pada upsstream signaling pathway–> seingga molekul sinyal terlihat terlibat dalam regulasi transkripsi. Pemahaman basik molekular dari regulasi transkripsi, penting untuk mengelusidasi ekspressi target gen dalam merespon berbagai rangsangan hormon.

Sipp..segini dulu, nanti kita lanjutin ke Topik selanjutnya yaaahh…

🙂

ciekidot

Read Full Post »